Jumat, 18 Desember 2015

Menjahit Itu Hobi Atau Bakat Sih?



Berawal dari jualan baju di Olshop, terbitlah keinginan untuk ikut kursus jahit. Dari jualan tersebut sudah mulai belajar mengenal beberapa jenis bahan. Tahu ukuran lingkar dada baju.  Bisa sedikit memperkirakan ukuran muat atau tidaknya buat customer. Itu saja. Keinginan menjahitpun baru sebatas omongan tetapi pikiran tetap saja bingung dan galau kalau melihat pola baju yang berisi angka-angka dan garis sana garis sini ( di majalah yang dulu suka kasih bonus pola ). Galau kalau-kalau otak saya kurang bisa mengikuti cara menghitungnya.
Menjahit pakai jarum tangan sih masih bisa saya lakukan. Tetapi kalau pakai mesin jahit, belum pernah sekalipun saya menggunakan mesin butterfly jadul yang ada di rumah.  Tidak tahu sama sekali fungsi dan cara kerja mesin jahit. Tetapi akhirnya keinginan semakin kuat setelah saya merasa tidak cocok lagi dengan jahitan yang ada di Olshop. Atau suka model baju tetapi tidak tahu carinya di mana. Sebelum ikut kursus saya minta diajari dulu cara ngejalanin mesin jahit. Lalu mencoba jahit walau jahitannya meliuk kemana mana, yang penting jahit.  Setelah itu dapet ide dari salah satu blog untuk mencoba jahit lurus dulu. Awalnya susah.  Coba terus lalu dilanjut menjahit lingkaran seperti lingkaran obat nyamuk. Jangan tanya hasilnya, bukan obat nyamuk tetapi benang kusut haha.

Tetapi saya baru merasakan kalau usaha saya buat menjahit sangat membantu saat kursus jahit. Ternyata kursus jahit juga tidak sesulit yang dibayangkan. Katanya waktu dulu kursus jahit cendrung banyak menulis lalu praktek. Tetapi sekarang lebih menitikberatkan pada praktek. Petunjuk jahit sudah ada di buku panduan, tinggal kita menambahkan catatan apa-apa yang kita belum mengerti. Pengalaman di Olshop juga membantu saya dalam memahami cara mengukur dan mengingatnya. Tetapi tetap saja perlu ketelitian dalam membuat pola di buku.
Bila kasusnya seperti saya, maka sebenarnya menjahit itu hobi atau bakat sih? Apa kita harus perlu bakat untuk menjahit baru akan menjadi hobi? Atau dari hobi kita bisa menemukan bakat terpendam kita? Menurut saya mungkin dua-duanya benar. Kalau kita punya hobi maka kita akan menyukai kegiatan yang berhubungan dengan hobi tersebut. Sama halnya soal menjahit. Kita hobi menjahit maka kita akan berusaha menekuninya. Lalu bisa juga karena kita punya bakat dalam menjahit atau mendisain busana. Sehingga kita bisa mengasah bakat tersebut dan bisa menjadi hobi. Intinya adalah soal bagaimana kita menekuni keduanya. Bila punya bakat tetapi malas, maka akan terpendam bakatnya. Begitu juga kalau punya hobi tetapi malas melakukannya dan hanya sekedar hobi dalam ucapan saja, maka hobinya tersebut akan terpendam saja tanpa tersalurkan.
So buat kamu yang ingin sekali belajar menjahit tetapi masih ragu, buang keraguan tersebut. Tidak ada hal yang sia-sia bila hal itu baik dan kita mau mempelajarinya. Menjahit bisa begitu menyenangkan bila diniatkan dengan baik dan sungguh-sungguh. Bagaimana menurut kalian?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar